Di suatu hari
Ku terbangun dari sebuah mimpi
Kini ku berada di tingkat yang lebih tinggi
Menatap ke atas meraih matahari
Tak disangka ku bertemu bidadari
Dia satu di bawahku
Sungguh indah menatapnya
Pandangannya begitu jernih bercahaya
Sungguh manisnya …
Ketika mendengar suaranya
Sungguh merdu sekali
Dia begitu manis, indah dan menawan
Dia selalu menemani mimpiku
Namun………
Diriku tak dapat mengucap sebuah kata
Ku tak bisa begitu akrab dengannya
Layaknya sepasang saudara
Seperti tertahan sebuah beban
Setiap ku bertemu dia
Selalu ku alihkan pandanganku
Entah kenapa ini selalu terjadi padaku
Seperti aku tak dianggap oleh ku sendiri
Di suatu ketika
Ku berjumpa dengannya
Meski hanya sekedar bicara
Namun aku mulai bahagia
Karena dia menganggap diriku ada
Ku melihat seperti ada lilin harapan di depan sana
Hari ini ku merantau di negeri seberang
Takkan bertemu dia dalam waktu yang lama
Keberanian ku bentuk dalam detik ini juga
Keberanian untuk berbuat
Keberanian untuk berjuang
Hingga waktu ku bertemu kembali
Akan ku beranikan hati ini
Untuk menganggap bahwa
Diriku ini ada untuknya
Dan bukan sekedar cerita dunia maya
Yang tak begitu berharga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar